Ragam Pekerjaan Freelance

Dua Profesi Konsultan Freelance

By  | 

Pembahasan kita kali ini ialah Dua Profesi Konsultan Freelance. Konsultan merupakan orang yang berkecimpung untuk memberikan solusi atau masukan kepada klien. Dengan kata lain, tugas konsultan adalah meringankan beban klien, bukan menambah beban klien. Jadi, dalam berkomunikasi dengan klien, seorang konsultan semestinya memberikan solusi dan menghindari bahasa yang menambah beban klien.

Dua Profesi Konsultan Freelance

Menjaga hubungan baik dengan klien itu penting. Menjaga hubungan saling percaya satu sama lain merupakan faktor utama dalam menjalani profesi ini sehingga pekerjaan akan sangat mudah dilakukan. Dengan demikian, dahulukan kepentingan klien. Akan tetapi, jangan pula konsultan didikte oleh klien.

Usahakan bersikap profesional dalam memberikan solusi. Kemampuan lain yang tidak kalah penting dari keterampilan teknis adalah keterampilan komunikasi. Kemampuan berkomunikasi mencakup bagaimana meyakinkan klien, bagaimana melakukan negosiasi, dan sebagainya.

Semua informasi mengenai klien adalah rahasia, bukan untuk konsumsi publik, melainkan hanya untuk konsumsi konsultan semata. Dengan demikian, konsultan dituntut untuk bersikap profesionalisme dalam menjaga semua informasi mengenai kliennya. Jika ingin memberikan informasi kepada publik, konsultan harus minta izin terlebih dahulu kepada klien tersebut.

Seorang konsultan juga sebaiknya selalu mengikuti perkembangan informasi agar selalu up to date dengan pengetahuan dan keterampilan baru di bidangnya. Konsultan juga perlu belajar secara mandiri (otodidak) dalam mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.

Profesi konsultan cukup beragam macamnya, di antara dua profesi konsultan freelance yaitu :

1. Konsultan HRD (Human Resource Department)

Konsultan HRD berperan dalam menangani proses penyeleksian karyawan baru. Selain itu, konsultan HRD juga berperan dalam membantu membenahi perusahaan yang hampir bangkrut atau kolaps, menangani permasalahan yang berkaitan dengan tenaga kerja, baik psikologis maupun masalah yang sering dikeluhkan karyawan saat bekerja, serta biasanya mengurusi kesejahteraan dan pemenuhan sarana prasarana karyawan.

Seorang konsultan HRD harus membekali ilmunya di bidang HRD dengan jenjang pendidikan minimal S1. Lamanya pengalaman bekerja sebagai HRD atau konsultan HRD, mempunyai networking yang baik, komunikatif, dan memiliki kemampuan analisis yang baik akan memberikan peluang besar bagi Anda untuk memiliki banyak klien.

Selain itu, tingkat keberhasilan yang tinggi dalam menangani berbagai permasalahan di perusahaan-perusahaan tentunya akan memberikan nilai lebih bagi Anda.

2. Konsultan psikologi

Bagi Anda yang memiliki latar belakang pendidikan minimal sarjana psikologi, Anda dapat membuka atau menawarkan jasa sebagai konsultan psikologi. Keahlian itu dapat Anda promosikan ke berbagai perusahaan yang akan merekrut karyawan dengan menawarkan jasa psikotes atau tes kemampuan.

Anda pun dapat menawarkan jasa Anda ke sekolah-sekolah dengan mengadakan tes IQ atau tes kecerdasan intelektual dan psikotes untuk mengetahui kemampuan dan tingkat intelegensi siswa.

Demikian info tentang Dua Profesi Konsultan Freelance semoga bermanfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *