Teknik Menjual Diri

Portofolio Seorang Freelance yang Menjual

By  | 

Pada kesempatan ini kami akan ulas terkait dengan Portofolio Seorang Freelance yang Menjual. Mengapa membuat portofolio cukup penting disertakan dalam surat lamaran pekerjaan? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya terlebih dahulu apabila Anda mengetahui apa itu portofolio. Portofolio adalah kumpulan hasil karya terbaik yang telah Anda buat dalam jangka waktu tertentu untuk tujuan-tujuan tertentu.

Portofolio Seorang Freelance yang Menjual

Saat ini mungkin portofolio merupakan elemen terpenting atau bagian yang harus disertakan dalam surat lamaran pekerjaan. Saat Anda berencana melamar kerja atau menawarkan jasa untuk menangani suatu proyek, mungkin Anda akan diminta untuk menyertakan portofolio atau karya Anda.

Portofolio ini berperan sebagai selling point (nilai jual) diri Anda. Portofolio berguna agar perusahaan atau calon klien Anda mengetahui karakter pekerjaan dan keahlian (skill) Anda. Hasil karya yang Anda tunjukkan inilah yang nantinya akan menjadi alat ukur perusahaan atau calon klien mengenai kapasitas / skill Anda sebenarnya. Sebagai contoh, seorang desain grafis atau web desain dapat menampilkan hasil karyanya berupa poster, website yang pernah dibuat, dan lain sebagainya.

Terutama apabila Anda mempunyai latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang kaitannya erat dengan seni, seperti desain grafis, arsitektur, dan fotografi. Bidang jurnalistik juga biasanya harus melampirkan portofolio dengan membuat kliping tulisan atau prestasi yang pernah diraih.

Isi portofolio dapat disusun berdasarkan hasil karya yang sudah Anda buat selama Anda bekerja atau yang bersifat mandiri. Ingat, dalam membuat portofolio Anda tidak boleh sembarangan. Alasannya adalah portofolio mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam melamar pekerjaan maupun menawarkan jasa tersebut. Hal terpenting yang harus Anda ketahui bahwa portofolio merupakan suatu ‘alat’ yang dapat berfungsi sebagai ajang ‘menjual diri’. Portofolio juga dapat menunjukkan karakter dan kemampuan Anda yang sesungguhnya.

Nah, berikut ini enam saran yang dapat Anda terapkan dalam membuat portofolio.

  1. Pilihlah karya terbaik yang Anda miliki sekaligus dapat mewakili selera pribadi Anda. Oleh karena itu, Anda harus selektif dalam memilih dan menyertakan karya-karya yang Anda miliki dalam surat lamaran pekerjaan. Jangan sekalipun Anda menyertakan hasil karya yang Anda sendiri sadar bahwa karya itu tidak begitu bagus.
  2. Karya yang Anda pilih harus dapat menunjukkan spesialisasi Anda. Misalkan, Anda berpengalaman di bidang fotografi fashion, maka tonjolkan foto-foto fashion dibandingkan dengan foto-foto life style. Jika Anda piawai dalam mendesain interior kantor maka tonjolkan karya desain interior terbaik Anda.
  3. Ada baiknya apabila Anda menyertakan keterangan gambar, misalnya memuat tanggal pada saat dibuat, sedikit penjelasan tentang karya Anda, atau dalam rangka apa Anda membuat karya tersebut.
  4. Jangan sekalipun Anda menyertakan hasil karya teman atau orang lain di dalam portofolio Anda. Hal tersebut sama saja Anda telah membajak karya orang lain. Ditambah lagi jika orang yang karyanya Anda bajak tahu, Anda dapat berurusan dengan lembaga hukum dan berakibat panjang. Anda akan dikenakan tuduhan telah melanggar HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Dengan demikian, seharusnya Anda menyertakan karya sendiri.
  5. Gunakan format kertas yang tidak terlalu besar. Hal ini disebabkan selain boros, kertas yang berukuran besar juga akan menyulitkan jika Anda harus melakukan presentasi atas karya-karya Anda. Lebih baik Anda gunakan kertas A4, walaupun Anda membuat portofolio bidang arsitektur maupun seni rupa. Bagi seorang desainer misalnya, kumpulan hasil karyanya juga dapat dibuat dalam bentuk buku, CD, multimedia, atau website.
  6. Anda dapat bebas memilih warna dasar yang digunakan dalam portofolio Anda sesuai selera. Akan tetapi, ada baiknya apabila Anda memilih hitam sebagai wama dasar hasil karya-karya Anda agar lebih terlihat jelas.

Demikian info tentang Portofolio Seorang Freelance yang Menjual semoga bermanfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *